Senin, 6 Juli 2020 - 13:51 WIB

Kepala Divisi Pemasyarakatan Beserta Tim Pengawasan dan Pengendalian ke Lapas Wirogunan

Monitoring Evaluation Kadivpas www.lapaswirogunan.com

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Yogyakarta, Enny Purwaningsih (tengah), memimpin pengawasan dan pengendalian ke Lapas Yogyakarta pada Selasa (27/1). [Foto: Husni Tamrin]

Selasa (27/1) selepas pukul 13.00 WIB, Enny Purwaningsih, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta, beserta tim ke Lapas Wirogunan dalam rangka kunjungan kerja Pengawasan dan Pengendalian.

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Wirogunan, beserta petugas Lapas Wirogunan menyimak hasil kinerja mereka di tahun 2014 yang dipaparkan oleh Tim Pengawas dan Pengendalian Divisi Pemasyarakatan. Kepala Divisi Pemasyarakatan menjelaskan bahwa kedatangan mereka bukan semata-mata untuk mengoreksi kelemahan dan kesalahan Lapas Wirogunan. Terlebih di tahun 2014 Lapas Wirogunan memperoleh beberapa prestasi, termasuk Lapas terbaik se Indonesia. Penilaian dan koreksi ditujukan  agar petugas Lapas Wiroguan lebih meningkatkan prestasi yang sudah diraih.
“Tetap ditingkatkan kebersihan dan keindahan Lapas, perbanyak cetakan leaflet, website terus diupdate, banner yang rusak diperbaiki, dan terjalinnya kerja sama di semua lini.”, pesan Enny.

Joko Pitoyo, Kabid Keamanan dan Pembinaan sekaligus anggota tim Pengawasan dan Pengendalian menyampaikan tentang tiga pesan Kepala Kanwil, yaitu hal yang berkaitan dengan tindak kekerasan baik perbuatan maupun perkataan. Petugas Lapas diharapkan memahami dan mengerti akibat hukum dalam melakukan kekerasan terhadap WBP. Pesan kedua petugas Lapas jangan melakukan pungutan liar (pungli), dan pesan ketiga dari Kepala Kanwil agar petugas Lapas peduli terhadap kebersihan dan keindahan. Lingkungan jangan dibiarkan kumuh, dan pohon-pohon dirawat.

Teguh Suroso, Kasubbid Bimbingan Kemasyarakatan, Latihan Kerja & Produksi sekaligus angota tim kedua memaparkan keberhasilan dan catatan kekurangan Lapas Wirogunan terkait dengan WBK-WBBM, Pelayanan Publik, dan Program Berserri. Sedangkan Soleh sebagai anggota tim ketiga memaparkan tentang Tim Pengawasan Intern, Satgas Kamtib, Sasaran Kerja Pegawai, dan Penilaian Prestasi Kerja PNS.

Suroso, Kasubbid Registrasi & Statistik yang juga menjadi anggota tim terakhir memberikan paparan dengan lebih santai, karena diselingi dengan gurauan. Roso menjelaskan tentang pemetaan kebutuhan sarana prasarana dan kebutuhan SDM. Selain itu dipaparkan juga tentang empat wajah Lapas, yaitu bagaimana letak atau kondisi bangunan, bagaimana SDM Lapas, bagaimana layanan resepsionis terhadap masyarakat, dan bagaimana kegiatan surat menyurat. [Ambar Kusuma]

Filed in: Kabar Penjara Januari 2015

No comments yet.

Leave a Reply