Jumat, 22 September 2017 - 22:13 WIB

Kalapas Wirogunan Berkostum Temenggung Wiroguno Ajak Masyarakat Peduli AIDS

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Wirogunan (tengah) tengah memerankan tokoh Tumenggung Wiroguna dalam acara Pawai Peringatan Hari AIDS di jalan Malioboro Yogyakarta pada Senin (1/12).

Zaenal Arifin, Kepala Lapas Wirogunan (tengah) tengah memerankan tokoh Tumenggung Wiroguna dalam acara Pawai Peringatan Hari AIDS di jalan Malioboro Yogyakarta pada Senin (1/12). Foto: Dok. PPID

Kepala Lapas Wirogunan Yogyakarta, Zaenal Arifin turun langsung ke jalan turut serta meriahkan pawai peringatan Hari AIDS Sedunia pada Senin (1/12).  Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Hari AIDS Sedunia Kota Yogyakarta ini menempuh rute dari Taman Parkir Abu Bakar Ali hingga Monumen Serangan Umum Satu Maret di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Sejumlah 25 kelompok berasal dari instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) berjalan memakai kostum bertemakan etnik nusantara.

Peserta dari Lapas Wirogunan selain berkostum Etnik Jawa dengan mengangkat cerita tentang Temenggung Wiroguno. Kepala Lapas Wirogunan sendiri yang mengenakan kostum Temenggung Wiroguno kental dengan nuansa Yogyakarta. Sedangkan peranan lain, Rismi sebagai Roro Mendut, Sri Widayati sebagai istri Temenggung Wiroguno, dan Ambar sebagai Pronocitro. Sedangkan Punggawa diperankan oleh Jati Suryono, Barjono, Agus Triyanta, dan Budi Utomo.

Diceritakan sepanjang perjalanan para Punggowo menabuh genderang, Roro Mendut dan Pronocitro terus saja melakukan tarian teatrikal, sedangkan Temenggung Wiroguno memerintahkan anggotanya untuk menyebarkan leaflet dan stiker bertema kepedulian terhadap AIDS. Adapun kalimat yang tertera pada stiker diantaranya Setia pada pasangan, lindungi keluarga dari HIV dan AIDS.

Ketika panitia meminta peserta berhenti, kesempatan ini dimanfaatkan untuk atraksi oleh pasukan Lapas Wirogunan. Dengan penuh penghayatan Zaenal Arifin beserta anggotanya bermain drama pendek sesuai tema.  Tak ayal atraksi ini pun menarik perhatian masyarkat di pinggir-pinggir jalan. Penampilan yang sama dipertunjukkan kembali sesampainya di Monumen Serangan Umum Satu Maret.

Partisipasi Lapas Wirogunan mengikuti Pawai dalam rangka Hari AIDS sedunia membuahkan hasil dengan meraih juara ketiga. Juara satu diraih oleh LSM Larasati, sedangkan juara kedua diraih oleh LSM Violet. (Ambar Kusuma)

Filed in: Kabar Penjara Desember 2014

No comments yet.

Leave a Reply