Sabtu, 4 Juli 2020 - 00:24 WIB

Dilatih Shef Profesional, Lapas Wirogunan Mengembangkan Usaha Kuliner

 

Poernomo dan Suswanto, shef professional pada hari Sabtu (12/10/2019) memberikan pelatihan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Yogyakarta (Lapas Wirogunan) dalam bentuk “cooking class”. Promotor kegiatan ini adalah  Nurhayati Nirmalasari, dan disponsori juga oleh Fika Fikti Fadil dan Latifah Sumarno. Ketiga perempuan handal yang sehari-hari berbisnis kuliner.

Chef Poernamo melatih para WBP cara memasak ayam kremes, dimulai dengan pemilihan alat, dan bahan yang baik. Santai bahkan diselingi canda gurau shef Poernmomo menjelaskan dan mempraktekan secara bertahap bagaimana membuat ayam krispi kepada WBP. Dikatakannya bahwa usaha kuliner dengan bahan dasar ayam adalah bisnis yang masih menjanjikan, terutama di Yogyakarta. Pelajari agar menjadi terampil, dan jangan takut berwirasuasta kuliner dalam bentuk rumah makan ayam krispi. Tampak sejumlah WBP dengan antusias praktek memasak dengan dipandu Shef Poernomo dan rekan-rekannya.

Lain lagi dengan kegiatan Shef Suswanto yang mengajak WBP untuk bermain-main dengan tepung, menggulung adonan berlama-lama hingga diputuskan untuk dipotong-potong kecil. Shef ini mengajarka WBP membuat onde-onde. Walu tampak mudah, para WBP ternyata mengalami kesulitan  dalam membungkus isi onde-onde..

Jati Suryono, Kepala Subsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja menyatakan, “kegiatan dalam bentuk cooking class ini dilaksanakan sudah beberapa kali. Kegiatan pertama membuat roti, donat dan aneka kue lainnya. Hari ini para WP dilatih membuat ayam krispi dan onde-onde.”

Kasubsi ini pun menyatakan bahwa pembinaan ini langsung dilatih oleh para pebisnis kuliner. Selain untuk mewujudkan bahwa Lapas Wirogunan terbuka menjalin kerja sama dengan masyarakat atau pebisnis dalam memberikan pembinaan kepada WBP, juga  menjadi contoh langsung kepada WBP bahwa kegiatan kuliner  merupakan bisnis yang menjanjikan dan kekinian. Learning by doing adalah metoda yang diterapkan dalam pelatihan memasak, agar WBP cepat bisa dalam mengolah masakan.

Para WBP Lapas Wirogunan telah membuktikan hasil pelatihan mereka. Di bawah bimbingan petugas, mereka sudah beberapa minggu mengembangkan usaha roti dan donat. Usaha ini sudah dipasarkan di dalam maupun di luar Lapas Wiroguan.

(AK 14/10/2019)

Filed in: Kabar Penjara Oktober 2019

No comments yet.

Leave a Reply