Jumat, 10 Juli 2020 - 09:58 WIB

Ada Telur Ayam Dilempar Melewati Pagar Batas Lapas Yogyakarta, Pegawai Riang Gembira

Salah seorang peserta lomba dari Tim tata Usaha Lapas Yogyakarta kegirangan setelah tendangannya berhasil memasukkan bola ke gawang dalam permainan Lomba Pinalti HUT ke-69 Kemerdekaan RI.

Salah seorang peserta lomba dari Tim tata Usaha Lapas Yogyakarta kegirangan setelah tendangannya berhasil memasukkan bola ke gawang dalam permainan Lomba Pinalti HUT ke-69 Kemerdekaan RI di Lapangan Lapas Yogyakarta. Foto: Tim PPID

Pegawai Lapas Yogyakarta memeriahkan HUT ke-69 Kemerdekaan RI dengan serangkaian lomba yang dikemas dalam permainan, pada Jumat (15/8). Ada lima kegiatan permainan yang dimotori oleh Jati Suryono dan Emon Yudo, keduanya adalah petugas bimbingan kerja Lapas Yogyakarta.

Permainan yang dilombakan antara lain Balap Karung, Memindah Koin, Adu Pinalti, Estafet Karet, Lempar Telur dan Giring Bola. Lima tim yang bertanding dalam perlombaan ini adalah Tim Tata Usaha, Tim Binapi, Tim Minkamtib, Tim Giatja, dan Tim KPLP

Permainan yang menarik perhatian banyak peserta adalah Lempar Telur. Dalam permainan ini peserta berpasangan pria-wanita. Aturan permainan sederhana, telur yang dilempar dan tertangkap tapi pecah dinyatakan gugur.

Diawal permainan Dandy dan Ari dari Tim Tata Usaha saling lempar dan tangkap telur. Lemparan pertama telur mengenai ujung telapak tangan dan jatuh mengotori celananya. Peserta lain pun bersorak. Begitu juga Darmanto dan Sri dari Tim Minkamtib, telur dilempar cukup kencang sehingga lolos dari tangan penerimanya. Dari babak penyisihan, tiga pasangan lolos karena telur tidak pecah. Ketiga pasangan ini cukup tangguh, terbukti beberapa kali telur dilempar tidak juga pecah.

2 Petugas juara lempar telur

Dalam permainan Lempar Telur, dua peserta lomba tengah melemparkan telur melewati pagar batas area steril Lapas Yogyakarta. Foto: Tim PPID

Akhirnya panitia menyiasati dengan memperlebar jarak peserta. Kali ini pun telur tidak pecah. Panitia pun kembali memperlebar jarak dengan cara,peserta pria harus disebelah pagar tinggi pembatas daerah seteril. Pagar pembatas antara lapangan upacara dan lapangan mapenaling pun berulang kali dilewati telur ayam. Lemparan pertama seluruh peserta wanita dapat melewati pagar yang sangat tinggi dan dapat diterima baik oleh pasangannya. Tetapi ketika peserta pria melempar giliran peserta wanita kesulitan menangkap sehingga tersisa sepasang juara dari Tim Giatja. Kali ini usaha panitia cukup sukses dalam mengeliminasi peserta sekaligus menetapkan juara. Kemeriahan berakhir seiring terselesaikannya perlombaan terakhir. (AK15082014)

Filed in: Kabar Penjara Agustus 2014

No comments yet.

Leave a Reply